Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label kenakalan di pondoan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenakalan di pondoan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juni 2015

KENAKALAN REMAJA DI KALANGAN SANTRI PONDO’A



Masa remaja merupakan masa dimana seorang manusia dalam masa yang labil, penuh rasa ingin tahu, dan dalam pencarian jati diri. Tidak sedikit orang yang menyesali masa remajanya karena pernah melakukan kecerobohan yang berdampak buruk bagi masa depan hidupnya. Kenakalan masa remaja pada titik ekstrim yang membawa penyesalan biasanya bila telah melanggar hukum, sex pranikah, putus sekolah, dan terlibat jaringan narkoba.
Kenakalan remaja bisa juga merambah kelingkungan pesantren, mengingat masa remaja adalah masa pubertas yang memiliki fisik orang dewasa namun pikiran cenderung masih anak-anak. Para santri dipondok pesantrenpun bisa saja melakukan kenakalan remaja dalam skala yang ringan. Seperti John Raharja memberikan contoh keluar lingkungan pesantren tanpa izin, bolos ataupun kenakalan remaja yang dilakukan santri yaitu  tertidur saat diterangkan oleh ustadz/ustadzah saat jam pelajaran dikarenakan mereka tidak memanfaatkan waktu tidur/istirahat secara baik.
Mengenai alasan pendidikan di pondok pesantren lebih dipilih dalam usaha penanggulangan kenakalan yang dilakukan oleh anak-anak dan remaja, karena pendidikan pondok pesantren sebagai sebuah sarana pembinaan mental keagamaan, yang mana pada saat lembaga pendidikan baik formal umum maupun agama yang dilaksanakan pemerintah dan swasta mulai dirasa kurang mampu membina mental keagamaan dan penguasaan terhadap tuntutan praktis dari ajaran agama secara memuaskan, maka sulit menghasilkan lulusan yang betul-betul memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama dengan baik, serta mulai merosotakhlaknya, munculnya fenomena tersebut, antara lain karenakurangnya jam pelajaran untuk mata pelajaran agama, kurangnya perhatian dan waktu pembinaan yang dilakukan orang tua di rumah, tidak sebandingnya bekal agama yang dimiliki para remaja dengan tantangan arus budaya global yang  berdampak negatif, serta lingkungan yang tidak sehat.Kepercayaan masyarakat